Catatan Psikologi, Antara kita dan idola kita (mengulas ideal self)

meme-maaf-untuk-mantan

Yosandy LS (2010) dalam bukunya berjudul You Are the Real Person Success menjelaskan bagaimana pentingnya 3 turunan self dalam pembentuk kepribadian manusia. Dalam bukunya beliau menjelaskan ada yang namanya self esteem, ada self ideal dan image

Self image merupakan bagian yang menunjukkan bagaimana kita melihat diri kita dan pendapat kita tentang diri kita. Pada bagian ini kita menentukan bagaimana sebaiknya anda bertindak. Self image akan mempengaruhi berbagai emosi, perilaku, sikap dan bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain. self image memiliki hubungan yang selaras dengan kepercayaan diri, jadi sejauh mana kita percaya dengan diri kita sejalan dengan sejauh mana aspek self image yang ada di dalam diri.

Sedangkan self esteem adalah inti reaktor dari kepribadian kita, self esteem adalah seberapa besar kita mencintai diri kita. self esteem adalah sumber energy yang menunjukkan seberapa besar tingkat kepercayaan diri kita. Semakin kita mencitai diri maka otomatis kita akan menjadi lebih percaya diri

Lalu apa itu ideal self?

Ideal self adalah harapan kita tentang diri kita yang ideal. Umumnya ideal self berhubungan dengan keinginan yang ingin seseorang capai tentang dirinya. seseorang yang tahu siapa diri mereka dan apa yang secara konsisten terus melaksanakan nilai yang diyakini maka seseorang akan selaras dengan diri yang di idealkannya

Terkadang kita sering salah dalam menata ideal self, Ideal self yang kita bangun bukannya menanpilkan kepercayaan diri justru membuat kita drop karena gagal dalam meraihnya. ideal Self diibaratkan sebagai visi, dampak, ataupun tujuan kita kedepannya. Dalam buku ini Yosandy mengungkapkan dengan kita menata diri kita untuk tetap konsisten dengan visi kita maka kita akan selaras dengan visi kita

Ideal Self VS Idola Self

Idola Self adalah istilah yang saya coba pergunakan untuk menggambarkan diri kita yang ideal sering kali kita coba selaraskan dengan idola kita. Apakah itu salah? tentu saja tidak. Bahkan baik ketika kita mengambil role model yang benar untuk diri kita.

Teman-teman mungkin pernah merasakan, kita pernah dalam fase mengidolakan seseorang hingga kemudian menjadikannya role model dalam diri kita. Role Model yang kita inginkan dari sekedar tampilan luar bahkan hingga benar-benar mirip dengan idola kita secara kepribadian.

Ada positif ada negatifnya ketika seseorang memaknai pembentukan ideal self melalui role model tokoh idola. Salah satu sisi negatifnya adalah adanya kesenjagan antara self image kita dan ideal self sehingga menimbulkan pengharapan yang justru membuat kepercayaan diri kita menurun karena tidak mampu mengikuti idola kita.

Seseorang mengidolakan fisik artis A sehingga merubah-rubah dirinya seperti artis A. Seiring berjalannya waktu setelah berupaya beraneka ragam cara ternyata kemiripan yang diinginkan masih belum sesuai, hal-hal seperti ini yang kemudian menyebabkan penurunan kepercayaan diri dalam self image seseorang.

Ini baru fisik, banyak aspek lainnya yang sadar ataupun tidak sadar ingin kita serap dari idola kita. Jangan berpikiran bahwa Idola hanya berhubungan dengan artis ataupun public figur. Banyak hal yang secara sadar maupun tidak sadar menjadi menjadi role model ataupun idola kita, contohnya kita mengidolai mentor bisnis kita dan ingin agar dapat sukses seperti mentor kita, kita mengidolai guru meditasi karena berpikiran enak hidup seperti mereka, kita mengidolai orangtua kita karena kita ingin bisa menjadi orangtua seperti mereka ke kita. Banyak lagi hal lainnya, dan apabila kita gagal untuk menjangkau ideal self yang kita inginkan maka berimbas pada penurunan kepercayaan diri.

Belum lagi apabila role model kita ternyata salah, tanpa bermaksud membanding-bandingkan baik dan buruk. Sering kali tanpa sadar kita memodeling ideal self kita pada sifat-sifat yang mungkin menurut orang kebanyakan kurang baik. Sahabat saya adalah seorang perokok berat, ketika sempat melakukan hipnoterapi untuk mencari akar dari prilakunya, ternyata prilaku tersebut ditirunya dari bapaknya. Setiap melihat bapaknya merokok kala kecil dia menganggap bahwa hal tersebut keren dan hal tersebut tersimpan dipikiran bawah sadarnya semenjak kecil.

Lalu apa positif-nya?
Positifnya adalah ketika kita mengambil rule model yang tepat dan kita memang percayai visinya selaras dengan yang kita inginkan maka seperti yang diungkapkan pada buku Yosandi LS tadi, semakin kita percayai diri akan apa yang kita inginkan maka diri kita akan selaras dengan visi dan cita-cita kita termasuk salah satunya selaras dengan ideal self kita.

Kamu mungkin tau perenang Michael Phelps ? Beliau adalah perenang dengan mendali emas olimpiade terbanyak di dunia. Lalu taukah anda dengan Joseph Schooling? perenang asal singapura yang baru saja mendapatkan mendali emas pertamanya bahkan mengalahkan Phelps. Schooling memulai kesukaannya dalam renang pada tahun 2004 justu disebabkan oleh phelps, dia sangat ingin bisa juga mendapatkan mendali untuk negaranya dalam renang seperti phelps dan akhirnya 2016 kemarin, dia dan tokoh idolanya bersebelahan dalam kolam renang hanya terpisah pembatas lintasan. Dan dia mengalahkan idolanya yang dia jadikan role model sehingga menekuni renang.

Lalu bagaimana cara menyelaraskannya ?

Kuncinya hanya 1 percaya terus akan visi, akan ideal self anda. Apabila gagal hal tersebut bukanlah gagal namun anda dalam proses belajar untuk mencapai ideal self anda. Joseph Schooling bukan berarti tidak pernah gagal dalam renang yang digelutinya, Sea Games dua era sebelumnya bahkan dia masih kalah bersaing dengan wakil-wakil negara lain termasuk Indonesia.

Untuk memudahkan anda mencari tokoh yang mungkin akan anda jadikan model sebagai ideal self Kami ada sedikit permainan seru melalui instagram kami di @iperfectpeople , yaitu tes-tes psikologi berbasis Kepribadian MBTI. Jadi selain dapat tes mengetahui kepribadian diri sendiri, kita juga bisa memilih tokoh-tokoh dunia yang mungkin memiliki ciri kepribadian mirip seperti kita. Tentunya hal seperti ini akan lebih mudah untuk kita jadikan role modelkan untuk kedepannya karena setidaknya kita sudah memiliki beberapa kesamaan.

composer

Silahkan klik instagram kami diatas, dan nikmatilah tesnya. Kami juga menyediakan beberapa Desain baju tokoh-tokoh idola di dunia dalam bentuk balutan baju. Apabila tertarik, adalah keputusan yang tepat untuk anda gunakan tokoh idola anda menjadi ideal self anda. Seperti yang sudah diulas tadi, semakin kita selaras dengan tokoh idola kita maka akan selaras juga diri kita.

Namun yang perlu ditekankan disini, tidak ada kepribadian yang 100 persen sama karena setiap orang memiliki dinamikanya sendiri-sendiri

photo872095837213272007
                                                         kalau mau buku psikologi bisa diklik disini

dan..Kunci utama dalam menciptakan ideal self adalah anda yakin
siapapun role model anda, apapun visi anda dalam ideal self. Nikmati prosesnya dan tidak ada yang gagal dalam proses

jadi maka terjadilah  _/||\_

Sumber : Buku Yosandy LS 2010, you are the real person success dan meme comic maafkan aku yang dulu

Leave a Comment

Your email address will not be published.