Redience, memasang jangkar emosi psikologis

Pernah tidak ketika teman-teman melihat produk-produk di markeplace seperti di tokopedia atau bukalapak, tiba-tiba ketika teman-teman membuka media sosial yang lain seperti dihantui oleh produk yang teman-teman sempat lihat barusan. yang awalnya tidak jadi beli, kemudian ujung-ujungnya beli.

itulah yang dinamakan retargeting, orang-orang yang sudah mengunjungi sebuah web lalu diiklankan kembali. Dalam iklan facebook, retargeting dapat terjadi dengan menanamkan sebuah kode di dalam website. Jika kita memasang pixel pada website kita maka setiap orang yang kemudian masuk dalam website maka otomatis akan tercatat sebagai sebuah audiens dan menjadi data pribadi kita.

Fungsinya apa? banyak sekali mulai dari mentarget ulang pemirsa web kita untuk mengunjungi kembali, mentarget ulang pemirsa yang tidak jadi berbelanja di web kita, membuat audien dengan lebih tertarget, data analisis penjualan, dan banyak lagi macamnya. Semua tergantung kreatifitas masing-masing, yang pasti pixel sangatlah bermanfaat untuk membuat biaya iklan kita menjadi lebih optimal. Hal ini karena orang yang diiklan otomatis adalah orang-orang yang memang sudah tertarget. Bahkan kita bisa meminta facebook untuk membuat orang-orang dengan tipe prilaku seperti orang yang telah mengunjungi website kita.

Apabila masih bingung begini contohnya, Mario berjualan pakaian bayi di website pribadinya. dia kemudian promosi sana sini untuk mendapatkan pembeli. Logikanya adalah orang yang mengklik website mario adalah orang yang memerlukan atau tertarik dengan pakaian bayi, betul bukan?

Beberapa saat kemudian kiswebinar seorang bapak berusia 31 tahun ingin membeli pakaian bayi untuk anak yang sangat dicintainya yang baru saja lahir. Dia kemudian melihat website mario dan membuka-buka produknya. Karena namanya bapak muda, kiswebinar bingung memilih yang mana kemudian menutup website tersebut.

apabila mario belum memasang pixel yang terjadi adalah kiswebianar mungkin lupa website tersebut dan fokus dengan anaknya. Kemudian mencari website-website lain untuk membeli produknya. dann kostumerpun lepas

apabila mario memasang pixel maka ibarat DNA, data tersebut terecord dengan sempurna pada facebook manager pak mario. Sehingga pak mario bisa saja membuat sebuah iklan untuk mengingatkan kiswebinar tentang baju bayi yang beberapa saat lalu ingin dibelinya. dan secara psikologis maka pikiran manusia akan menghubungkan dengan pengalaman dan emosi sebelumnya. Sehingga yang terjadi adalah alhamdulilah pembelian. Btw contoh lain juga sebenarnya sudah saya contohkan pada cerita ini

sadar kan? mario dan kiswebinar siapa? itulah emosi yang menancap pada pengalaman. Dalam psikologi hal ini disebut dengan triger/ancor. Nanti kita bahas dibawah yang lebih rinci 🙂

Lalu sebelum terlewat apakah iklannya lebih murah? kemungkinan iya karena orang yang ditarget adalah orang-orang yang sudah pernah mengunjungi sebelumnya.

Kalau kita menggunakan logika dalam beriklan, apakah pemirsa untuk pakaian bayi apakah bisa menjangkau kiswebinar? kemungkinan tidak. kita akan mengenaralisasi pembeli pakaian bayi adalah ibu-ibu berusia dewasa awal. Apabila demikian maka kiswebnarpun yang sebenarnya dari awal sudah tertarikpun dilupakan oleh pak mario sebagai pemilik website.

Apakah sudah jelas? kurang lebih itulah inti dari retargeting. Di Psikologi ada teori ivan pavlov tentang anjing dan daging. Anda yang pernah kuliah dibidang psikologi mungkin tau. Untuk yang belum, jadi Bapak Ivan Pavlov melakukan penelitian dengan mengkondisikan anjingnya setiap hari dengan mendengarkan lonceng. Lonceng akan dibunyikan beberapa saat sebelum anjing tersebut makan. Begitu terus sehingga menjadi kebiasaan bagi sang anjing. Sehingga membentuk sebuah perilaku yang konsisten sehingga ketika lonceng dibunyikan maka sang anjing otomatis akan bersiap-siap karena menganggap bahwa dia akan diberi makan.

Itulah triger/anchor, ketika suatu emosi sudah melekat diawal maka ketika dipanggil kembali ada sebuah memory akan muncul kembali dan menguatkan prilaku awal. Contoh triger dalam kehidupan sehari-hari contohnya hal-hal berbau nostalgia. Pernah tidak tanpa sadar karena saking senangnya kita ikut cerita tentang hal nostalgia tersebut. paling sering misalnya di facebook, coba lihat post “jika kamu tau ini maka masa kecil kamu bahagia” pasti akan sangat banyak sekali yang koment. Prinsip ini juga digunakan oleh hipnotis dalam menunjukkan kemampuan hypnosisnya. Semakin sering seseorang dipanggil ulang memasuki kondisi rileksnya maka untuk hypnosis setelahnya tidak perlu effor lebih untuk menidurkan kembali. Karena intinya tadi ada pengalaman dengan emosi yang membekas entah emosi apapun itu.

Termasuk juga kesedihan, sehingga mari kita “dear mantan maafkan aku yang dulu” hahaha (nostalgia lagi :p)

Lalu untuk retarget tadi berarti kita perlu website dong ya ?

bisa iya,,bisa juga tidak..contohnya dengan produk bernama redience. kita bisa menghemat hingga jutaan rupiah untuk biaya pembuatan website profesional. Kita bisa mentarget apa saja bahkan untuk versi kedua ini kita bisa mentarget hingga seperti pixel advanced ala ala toko online pro. Hal itu sangat mudah kita lakukan, tinggal klik beberapa kali dan audince pun siap. Toko-toko online seperti tokopedia pun bisa kita tebengi pixel kita. Kalau menurut pengalaman saya pribadi enaknya menggunakan redience adalah saya bisa mentarget sekaligus mepercantik nama toko jualan saya.

Contoh kasus yang saya jalani dengan redience misalnya, Tentunya anda tau Pokemon Go kan?

Pada masa emasnya, saya  kebetulan berjualan case pokemon. Dengan modal gretongan dan gambar ngambil di tokonya. Link retarget saya gunakan di call to actionya, yaitu pada invite bbm dan invite line. Teman-teman pasti tau kan bagaimana line@ gratisan. Namanya nahuzubilah ribet baget @wtoapagtu . denga redience saya menyingkat itu menjadi lebih cantik menjadi yukbe.li/namatoko. Asik kan? jadi seolah-olah gaya-gaya pro. Itu baru 1, domainnya ada banyak sekali. Bermanfaat banget untuk yang masih berjualan dengan modal kecil (lebih banyak gratis) seperti saya. Selain lebih cantik tentunya, jangan lupa fungsi utama yaitu kita bisa retarget ampe mampus, ketika orang suka logikanya berarti ada ketertarikan kan hahaha. Orang indonesia kan terkenal denga prinsip ntar ntaran yang kemudian berujung PHP, nah dengan retarget kita dapat terus-menerus mengejar ntar-ntaran ini sehingga si PHP Pnya hilang menjadi HP..HP baru untuk kita yang meretarget hahaha.

btw redience v2 lagi dibuka itu. kalau mau tau lebih lanjut kunjungi saja klik dibawah ini ya. Lihat-lihat dulu, sadari resapi. Apakah benar-benar butuh seperti saya atau uangnya di simpan dahulu untuk keperluan yang lain. Jangan gunakan emosi untuk membeli namun gunakan logika mengenai kebutuhan anda. Butuhkah saya saat ini untuk meningkatkan penghasilan bisnis online saya? anda yang dapat menjawab.
lebih jelasnya silahkan kunjungi link dibawah ini, Klik disini untuk ke landing pagenya-> 

Leave a Comment