Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti

yang yang patah tumbuh yang hilang berganti
yang hancur lebur akan terobati
yang sia-sia akan jadi makna
yang terus berulang suatu saat nanti

yang pernah jatuh kan berdiri lagi
yang patah tumbuh yang hilang berganti

#terimakasihbandaneira

Selamat tahun baru 2017 sahabat, Pagi hari ini dimulai dari lagu banda neira yang indah ini. Sadari dan selami setiap kata dalam lirik lagu tersebut memiliki pemaknaan yang sangat indah sekali utamanya dalam menghadapi awal tahun baru ini. Apabila sahabat belum mendengarkannya, coba lah dengarkan lagu Banda Neira  diatas, begitu menghipnotis di dalam diri bukan ?

Sayangnya Grup tersebut saat ini sudah berpisah, 23 Desember kemarin Banda Neira merilis pernyataan bahwa tidak melanjutkan projek lagu-lagu mereka. yah sesuai kata-kata dalam lagunya, yang patah tumbuh yang hilang berganti. Fans-Fans Banda Neira pastinya akan sangat kehilangan musik-musik folk indah ini. Semua memang sudah berlalu, sama seperti tahun 2016 yang sudah berlalu dari hidup kita. Jika ditarik dalam pemahaman general, kitapun pada 2016 memiliki lukanya tersendiri sesuai dengan lirik lagi diatas. Kita mengalami frase Patah dan Hilang dalam duka kehidupan kita sehari-hari yang harus kita lewati sebagai manusia.

Patah jika kita coba bayangkan dalam bentuk benda ibarat batang ranting yang retak ditengah-tengah dan terlepas menjadi dua.  Secara analogi sederhana apabila coba di metaforakan perjalanan 2016 kita, Ujung ranting yang berbuah adalah tujuan kita dan pangkal ranting adalah awal kita memulainya. Seberapa banyak Tujuan yang tidak tercapai ? Apabila saya pribadi sangat banyak, bahkan ada hal terpenting dalam hidup saya hingga saat ini belum bisa saya selesaikan. Penyesalahnnya jangan ditanya, saya rasa anda pun pernah merasakan hal yang sama ketika menyadari tujuan-tujuan yang belum mampu diselesaikan.

Patah dalam percintaan, patah dalam karir , patah dalam studi dan banyak lagi patah-patah yang mungkin kita alami di tahun 2016 kemarin. Saya baru saja membaca bab awal buku yourbestlife karya andry salim, Ditengah kegalauan awal tahun baru karena merasa gagal menyelesaikan ranting salah satu kehidupan hingga keujung. Saya jadi tersadar, patah-patah itu ternyata banyak dan mungkin tidak sepenuhnya patah adalah kegagalan. Tapi karena kesalahan keyakinan dan menganggap hal tersebut gagal dan fokusnya justru pada kegagalan sehingga akhirnya menyebabkan hal tersebut ibarat lingkaran yang berulang-ulang. Menciptakan realita kegagalan lain sesuai dengan keyakinan saya yang salah.

/Image result for album banda neira

saya tidak tau apabila sahabat bagaimana, untuk saya pribadi yang tidak terbiasa berbicara dengan orang dan cenderung menyendiri hal ini tepat sekali. Banyak keyakinan-keyakinan saya yang salah dan akhirnya menyebabkan realita patah-patah yang sangat banyak. Saya pun mencoba mendeteksinya sendiri dan ya banyak sekali.

Apabila sahabat ingin mencobanya juga menggali keyakinan di dalam diri

cara simpel dalam buku tersebut adalah dengan bertanya dan kemudian merasionalkan. Sadar ataupun tidak keyakinan lebih kuat dibandingkan logika. Contohnya pada diri saya pribadi, saya adalah orang yang takut ketinggian. Entah mengapa kaki saya ngilu apabila melihat kebawah dan meskipun sudah ada pengetahuan seperti saat digedung tinggi itu saya sedang menapakkan kaki ke bangunan bukan ke udara. Tetap saja kaki saya merasa ngilu, bahkan membayangkan saja saya ngilu padahal secara logika saya cuma membayangkan dan saya sedang duduk di tempat yang tidak tinggi.

Kembali lagi ke topik bertanya ke dalam diri dan merasionalkan,

Jawaban pertama tanpa berpikir adalah jawaban pikiran bawah sadar kita,
Contoh
kehidupan menurutku adalah ..

maka akan muncul jawaban akan hal tersebut dan setiap orang berbeda. Mungkin ada yang tiba-tiba muncul kata anugrah, ada yang muncul kata sulit dan seterusnya. Jawaban-jawaban tersebut kemudian di gali kembali. Contoh, kehidupan menurutku tidak adil..tidak adil kenapa ?.. maka akan muncul jawaban lagi…tidak adil sebab segala yang aku inginkan tidak bisa tercapai dstnya..kemudian dipertanyakan kembali hingga kita mendapatkan core dari keyakinan tersebut. Tidak jarang keyakinan tersebut lahir justru dari hal yang sederhana. Teman saya salah satunya, ketakutannya untuk menikah sangatlah besar. ketika kita mencoba menggali bersama ternyata ketakutan tersebut bersumber dari pengalaman ayahnya yang sempat berselingkuh. Apakah jawaban tersebut langsung muncul ? tentu saja tidak, muter-muter dahulu hingga akhirnya pada suatu titik muncullah jawaban tersebut.

Itu adalah contoh untuk mengetes keyakinan yang ada di dalam diri kita. Hal tersebut juga ada pada keyakinan yang tidak membuat nyaman. Saya pribadi setelah menelusuri keyakinan yang tidak membuat nyaman selama ini jadi tersadar banyak sekali muncul perasaan-perasaan tidak percaya diri dalam bodoh di dalam diri sebab ketika Sd dan SMP sering diperlakukan dengan tidak nyaman oleh guru. Keyakinan tersebut mengulang dan semakin kuat seiring peristiwa yang tidak mengenakkan yang saya alami.

Selamat mencoba sahabat, mungkin tidak mudah saya pun merasakan hal yang sama dan saya rasa masih banyak yang keyakinan yang menghambat.

Selamat menemukan kebenaran sejati 🙂 (buku ini menggunakan kata kebenaran sejati sebagai setiap penyadaran kita terlepas dari keyakinan kita yang salah ).

setiap peristiwa adalah proses dan kegagalan adalah proses untuk menjadi berhasil,,

Lalu saya jadi teringgat pada lagu banda neira tadi, yang patah akan tumbuh lagi..
ya kita akan tetap tumbuh meskipun patah, ibarat strukur ranting pohon yang mengelilingi tangkai pohon mungkin itulah kegagalan itu. Akan Tumbuh dan nantinya akan menjadi tempat yang indah bagi daun-daun dan para buah. Jika goal diibaratkan ujung ranting yang mampu berbuah, apakah buah akan tetap disana

ternyata tidak, buah akan terjatuh dan hilang dan berganti lagi. Tujuan-tujuan kitapun akan berganti seiring perjalanannya waktu. Mungkin tidak semua memang yang bisa menjadi buah, tidak akan semua menjadi tujuan yang berujung manis.. buah kecut ternyata bukan berarti tidak disukai, mangga tetap dinikmati walaupun pahit

ahh indahnya,, sayangnya tidak setiap hari bisa berpikiran seperti ini,,

Semua indah dan saat ini kita sedang berproses,, untuk melewatinya dan menjadi buah yang indah..Mungkin saat ini masih belum menjadi buah yang matang, diakhir 2017 nanti? tidak ada yang tau. Buah mangga tetap enak meski kecut,,karena ada proses menikmati di dalamnya. Semangat 2017 🙂

dan apabila mengutip ulang kata om andry salim dalam bukunya

well done, {nama kamu} ..kamu layak dan pantas untuk mendapatkan yang terbaik

Yang Patah tumbuh, yang hilang berganti,

Yang Pernah jatuh akan berdiri lagi..

Selamat tahun baru 2017 , selamat berproses dan berdiri lagi…

Leave a Comment

Your email address will not be published.